Tesis Tentang Freud: The Interpretation of Dreams
MIMPI SEBAGAI AKTIVITAS JIWA
Mengapa mimpi? Mimpi merupakan aktivitas alam bawah sadar (unconscious) yang dapat menggerak perilaku manusia.
Catatan kritis terhadap Mimpi:
- Pikiran mimpi tidak tuntas bahkan irasional
- Mimpi bisa dipulih oleh memori. Bagaimana cara memori memulihkan mimpi? Memori butuh stimulus (rangsangan). Selasa, 28 Mei 2019. Saya memiliki mimpi pada pagi sekitar jam 03 -04.30 am. Ada beberapa mimpi yang saya ingat namun ada juga yang s lupa. Saat lari pagi, saya kayang. Kegiatan kayang ini menjadi rangsangan bagi memoriku untuk mengingat mimpi yakni menolong teman yang mau kayang. Saya menopang pinggangnnya. Teman itu adalah Ignasius Kampianus Tatu, teman saat SMP-SMA di St. Klaus Kuwu. Dia kayang namun tak sempurna. Mungkin otot dan tulangnya belum lentur. Pengalaman lain. Rabu, 5 Mei 2021. Saya memiliki beberapa mimpi pada saat tidur malam hingga pagi. Ketika bangun, lupa mengingat mimpi-mimpi itu. Saya tak mau memaksa memori mengingatnya. Saya berangkat kerja. Di pasar Kampung Bogor , di kiosk buah sebelah kiiri jalan saya melihat seorang perempuan pemilik kiosk buah menggunakan kemoceng untuk membersihkan debu pada barang dagangannya. Lalu saya teringat mimpi saya pada malam / pagi ketika saya dan teman-teman Seminari Tinggi Ritapiret Maunere. Kami sepertinya pulanng liburan dari kampung halaman untuk masuk Seminari guna melanjutkan kegiatan belajar dan pembinaan. Saya ketemu Pey Hurint, Lukas Laba. Mereka membawa tas dan tali rafia yang sudah dipotonng dengan ukuran tertentu untuk dijadikan kemoceng pembersih debu. "Oh..... cepat juga mereka lakukan hal ini. Begitu masuk, mereka langsung siapkan pembersih debu," kataku dalam hati memuji mereka. "Sementara saya sendiri, masih santai, belum membeli hal-hal itu. Mereka gesit sementara saya lelet," kataku dalam hati menilai diriku sendiri.
- Pikiran mimpi bisa benar, bisa salah. Selasa, 28 Mei 2019. Saya bermimpi bertemu teman-seman saat SMP - SMA, misalnya Ludovikus Do. Dia menyebut beberapa pastor yang pernah bertugas di Kuwu. "Tidak tepat apa yang kamu sampaikan itu Ludo. Beberapa nama itu tak pernah bertugas di St.Klaus Kuwu," protesku dalam hati.
- Mimpi berkaitan dengan banyak hal, termasuk kecenderungan untuk mempertahankan hidup (mimpi genital) dan hal lainnya. Namun tak semua mimpi berhubungan dengan seksualitas. (1- 5 , VMG dan JPS, 28 Mei 2019)
- Mimpi bisa hilang dan muncul dalam ingatan kita. Ini tergantung memori. Mimpi bisa hilang namun bisa muncul kembali. Pemunculan mimpi bisa butuh stimulus, bisa juga muncul secara tiba-tiba. Pemunculan tiba-tiba mimpi dalam memori bisa saya terangkan dalam pengalaman berikut. Kesehatan saya agak terganngu sejak Sabtu sore, 27 Juli 2019. Saya pusing dan agak mual. Saya minum air. Rasa pusing sedikit reda. Saya putuskan pulang ke rumah. Saya mengendarai sepeda motor. Puji Tuhan, saya tiba dengan selamat di rumah. Saya malah sempat membeli sayur dan ikan di Warung Padang untuk makan malam. Namun, saking pusing, saya tunda mengkonsumsi semuanya itu, tunggu pagi besoknya baru saya nikmati makanan itu. ya. Saya lakukan itu. Pada hari Minggu, kondisi saya membaik. Meski demikian, saya tetap perlu ke dokter untuk berobat. Saya ke sana pada malamnya. Lalu saya kembalu ke rumah, lalu saya makan malam dan minum obat. Lalu saya tidur. Paginya bangun. Saya persiapkan diri ke sekolah. Pagi hari saat itu saya tak mengingat mimpi saya. "Mungkin saya tak punya mimpi dalam istirahat malam tadi," kataku. "Sudahlah, tak perlu menambah beban ada memory. Memori mau ingat baik, tidak juga baik. Tak usah diperjuangkan sedemikian rupa untuk mengingatnya," demikian prinsipku. Di sekolah sekitar pkl 10.00 am, pikiran memunculkan secara tiba-tiba sesuatu gambaran dalam ingatanku. "Oh...ini mimpi saya tadi malam, yakni, saya dan kawan-kawan berada seperti di kawasan pegunungan, sepertinya travelling. Saya tampaknya mau pulang. Wajah kami menghadap ke Timur). Bukan hanya mimpi ini saja. Ternyata memori saya bisa memuncukan mimpi lain pada masa lalu. Memori manusia tampakanya berlapis-lapis. Ketika ada rangsangan maka lapisan kesadaran itu menyeruak dan menyembul ke permukaan kesadaran dan saat itulah kita bisa mengingat dan sadar akan pengalaman / mimpi itu. (VMG I n JPS 29 Juli 2019).
- Mimpi itu suatu proses berpikir. Koq bisa? Iya karena dalam berpikir ada ucapan / tuturan dan nyanyian. Ada simbol / bahasa di dalamnya. Bisa simak orang yang mengigau saat tidur . Untuk soal nyanyian, pada 17 April 2021, saya teringat penggalan nyanyian dalam Bahasa Manggaarai : " ........o.....o........ i o dindun e.......( Lihat nyanyian dalam Songko lokap Ra'ong: Deere: Tura Leleng: https://www.youtube.com/watch?v=HR2K69jAdI8 dan bisa juga lagu : " KOLE LAU- KOLE LAU, OLE RENGE-RENGGEN A A O ELANG O" dalam upacara nyanyian ada masyarakat Kampung Buang, Desa Koak Kec. Satamese dalam situs berikut : https://www.youtube.com/watch?v=ulr0xWXhoDQ. Situs-situs itu saya pernah buka, nonton dan dengan. Ternyata kemudian masuk ke dalam mimpi, meski hanya beberapa untaian kata. Di sini juga menunjukkan relasi antara dunia sadar dan dunia ketidaksadaran. Pengamala dunia sadar bisa masuk ke dunia ketidaksadaran dan muncul kembali dalam kesadaran (memori).
- Mimpi adalah energi. Energi bisa menggerakkan . Bisa simak orang yang mengigau saat tidur, mimpi erotik juga gejala orang yang bangun bahkan berjalan saat masih tidur. (JPS, 29 Agustus 2019).
- Catatan Kritis: Menurut Freud, mimpi adalah pemenuhan keinginan. Kalau keinginan itu humanis dan rasional tentu sangat diharapkan dan membahagiakan. Bagaimana kalau keinginan itu unhuman dan irasional. Sejauh mana keingnan manusia itu humanis dan rasional dan sejauh mana keinginan itu unhuman dan irasional? Menurut saya peluang itu selalu ada struktur jiwa mnusia yang terdiri dari 3 bagian yakni ketidaksadaran, prasadar dan kesadaran.
- Mengapa ada mimpi buruk dan mimpi baik? Apa hubungannya dengan Eros dan Thanatos? Mimpi itu ekrpresi jiwa, ungkapakan kehidupan. Hidup kadang baik dan buruk, sukka dan duka, sedih dan gembira. Hal itu juga tercermin dalam mimpi. Dalam mimpi ada komponen kesdaran, Karena itu apa yang dialami oleh kesdaran (keinginan) iitu juga yang terjadi dalam ketidaksadaran. Apa hubungannnya dengan Eros dan Thanatos? (Saya belum mendalami bagian ini.
- Dalam mimpi ada ramalan (oracle / forecast). Dalam kuliah Filsafat Ilmu Pengetahuan, dijelaskan bahwa suatu teori ilmiah harus mengandung aspek ramalan (oracle). Dalam mimpi ada ramalan maka mimpi adalah ilmu. (JPS 3 , 6 Oktoer 2019 (Ditulis pada Hari Minggu setelah pulang Gereja St. Albertus HI, Bekasi. Mampir sebentas di JPS. 6 Oktober 2019).
- Mimpi sangat rentan untuk dilupakan oleh memori.
- Mimpi mengandung aspek ramalan/ prediksi / prognosa. Tanggal 22 Oktober 2019, saya bermimpi petik mangga di suatu lokasi, seperti di Ntalung / - Coal, kampung tetangga dengan Wela, kampungku. Warna Mangga itu putih seperti buah pir. Saya petik. Ada mimpi lain. Tapi saya berhenti di sini. Apa arti mimpi ini? Ternyata, pada malamnya, saya membeli Mangga. Ada mengambil Mangga yang warnanya agak keputihan. Isi di dalamnya putih kuning muda, seperti mangga yang saya lihat dalam mimpi. Saat saya mengkonsumsi mangga itu, saya tak mengingat mimpi mimpi saya. Saya baru mengingatnya ketika membawa motor. Oh.... mimpi menganndung makna prediksi. (JPS 25 Oktober 2019. Pengalaman lain, tanggal 18 Maret 2020, saya bermimpi bertemu dan bercakap-cakap dengan Mgr. Hilarion Datus Lega,Pr. Kami duduk sambil ngobrol di suatu tempat. Apa arti mimpi ini? Ternyata siangnya saya ke Sekolah Kanisius Mentng dan Ketemu Pastor yakni Rm. Heru, SJ. Meski tidak persis sama, tadi Mgr. Datus dan Romo Heru, SJ adalah pastor Katolik, pemimpin umat dalan Gereja Katolik.
- Apa hubungan antara kesadaran (conscious ) dengan ketidaksadaran (unconcious) ? Pengalaman kesadaran bisa dipakai sebagai bahan mentah oleh ketidaksadaran /alam bawah sadar untuk dijadikan mimpi.
- Bagaimana cara mengingat mimpi? Untuk mengingat mimpi yang lupa, butuh stimulus (rangsangan). Saya teringat pengalaman. Hari Jum'at, 19 Juni 2020. Saya bermimpi namun saya lupa. Lalu baca berita. Ada berita tentang tambang di Manggarai. Ada JPIC OFM. Saya langsung ingat mimpi saya semalam (tadi pagi) bahwa saya ketemu Pater Aman, OFM yang lagi pimpin misa, sudah bisa berbicara. Pater Peter Aman,OFM adalah pengurus JPIC OFM. Saat baca IPIC OFM , saya koneksi dengan mimpi saya tadi malam (pagi) bahwa saya ketemu Pter Peter Aman, OFM.
- Apa peran mimpi? Mimpi bisa dijadikan sebagai pemantik penalaran berpikir. Saya teringat akan mimpi saya akan suatu lagu pada Minggu siang hari, saat saya tertidur sejenak di kursi duduk, 18 April 2020. Saya miligat bentangan sawah di kanan jalan di Wae Nakeng atau/ Lus / Lalo / Daleng Lembor. Padi mulai menguning dan di pinggiran sawah ada beberapa rumah ijuk. Memori saya mendengar tembang lagu Mnggarai yang lirik / syairnya sbb: S: Naka tana, aka tana yo lawa ga, maka naka sama tana dite ga (6.665 17 65 32 16 6 11 32 11 6 56 . W: Tuung ta (6 56) . Kemudian saya pakai sepenggal baris lagu ini untuk membuat lagu ini llebih panjang, sbb: S/C: Mai sama naka tana, mai telo embong beo go idep lawa ga. W: Tuung ta. (V<G, 18 April 2021 dan JPS 20 April 2021