Senin, 27 Mei 2019

THESIS

THESIS

Tesis  Tentang   Freud: The Interpretation of Dreams

MIMPI SEBAGAI AKTIVITAS  JIWA

Mengapa mimpi?  Mimpi  merupakan  aktivitas  alam bawah sadar (unconscious)  yang dapat  menggerak perilaku manusia.

Catatan  kritis  terhadap  Mimpi:

  1. Pikiran mimpi  tidak tuntas bahkan  irasional
  2. Mimpi  bisa  dipulih oleh memori. Bagaimana cara memori memulihkan mimpi?  Memori  butuh stimulus (rangsangan).  Selasa, 28 Mei 2019. Saya memiliki mimpi pada pagi sekitar jam 03 -04.30 am. Ada beberapa mimpi  yang saya ingat namun ada juga yang s lupa. Saat lari pagi, saya kayang. Kegiatan kayang ini menjadi rangsangan  bagi memoriku untuk mengingat mimpi  yakni  menolong teman   yang mau kayang. Saya menopang pinggangnnya. Teman itu adalah  Ignasius Kampianus Tatu, teman saat SMP-SMA di St. Klaus Kuwu.  Dia kayang namun tak sempurna. Mungkin  otot dan tulangnya belum lentur. Pengalaman lain. Rabu, 5 Mei 2021. Saya memiliki beberapa mimpi pada saat tidur malam hingga  pagi. Ketika bangun, lupa mengingat mimpi-mimpi itu. Saya tak mau memaksa memori mengingatnya. Saya berangkat kerja. Di pasar Kampung Bogor , di kiosk buah sebelah kiiri jalan saya melihat seorang perempuan pemilik kiosk buah menggunakan kemoceng untuk membersihkan  debu pada  barang dagangannya.  Lalu saya teringat mimpi saya pada malam / pagi ketika saya dan teman-teman Seminari Tinggi Ritapiret  Maunere. Kami sepertinya pulanng liburan dari kampung halaman  untuk masuk Seminari guna melanjutkan kegiatan belajar dan pembinaan. Saya   ketemu Pey Hurint, Lukas Laba. Mereka membawa  tas dan tali rafia yang sudah dipotonng  dengan ukuran tertentu untuk dijadikan kemoceng pembersih debu. "Oh..... cepat  juga mereka lakukan hal ini. Begitu masuk, mereka langsung siapkan pembersih debu," kataku dalam hati memuji mereka. "Sementara saya sendiri, masih santai, belum membeli hal-hal itu. Mereka  gesit  sementara saya lelet," kataku dalam hati menilai diriku sendiri.
  3. Pikiran mimpi bisa benar, bisa salah.  Selasa, 28 Mei 2019. Saya  bermimpi bertemu teman-seman saat SMP - SMA, misalnya  Ludovikus  Do. Dia menyebut beberapa pastor yang pernah bertugas di Kuwu.  "Tidak tepat apa yang kamu sampaikan itu  Ludo. Beberapa nama itu tak pernah bertugas di St.Klaus Kuwu," protesku dalam  hati. 
  4. Mimpi berkaitan dengan banyak hal, termasuk kecenderungan untuk mempertahankan hidup (mimpi genital) dan hal  lainnya. Namun tak semua mimpi berhubungan dengan seksualitas. (1- 5 , VMG  dan JPS, 28 Mei 2019)
  5. Mimpi  bisa  hilang dan muncul dalam ingatan kita. Ini tergantung memori. Mimpi bisa  hilang namun bisa muncul kembali. Pemunculan  mimpi  bisa  butuh stimulus, bisa juga muncul secara tiba-tiba. Pemunculan tiba-tiba mimpi dalam memori bisa  saya terangkan dalam pengalaman berikut. Kesehatan saya agak terganngu sejak Sabtu sore, 27 Juli 2019. Saya pusing  dan agak mual. Saya minum air. Rasa pusing sedikit reda. Saya  putuskan pulang ke rumah.  Saya mengendarai sepeda  motor. Puji Tuhan, saya tiba dengan selamat di rumah. Saya malah sempat  membeli sayur dan ikan di Warung Padang untuk makan malam. Namun, saking pusing, saya tunda  mengkonsumsi semuanya  itu,  tunggu pagi besoknya  baru saya nikmati makanan itu. ya. Saya lakukan itu. Pada hari Minggu, kondisi saya  membaik. Meski demikian, saya tetap perlu ke dokter untuk berobat. Saya ke sana pada malamnya. Lalu saya kembalu ke rumah, lalu saya  makan malam dan minum obat. Lalu saya tidur. Paginya bangun. Saya persiapkan diri ke sekolah. Pagi hari saat itu saya tak  mengingat mimpi saya. "Mungkin saya tak punya mimpi dalam istirahat malam tadi,"  kataku. "Sudahlah, tak perlu menambah beban ada memory. Memori mau  ingat baik, tidak juga baik.  Tak usah diperjuangkan sedemikian rupa untuk mengingatnya," demikian prinsipku. Di sekolah sekitar pkl 10.00 am,  pikiran  memunculkan secara tiba-tiba  sesuatu gambaran dalam ingatanku. "Oh...ini mimpi saya  tadi malam, yakni, saya dan kawan-kawan  berada seperti di kawasan pegunungan, sepertinya travelling. Saya tampaknya mau pulang. Wajah kami menghadap ke  Timur).  Bukan hanya  mimpi ini saja. Ternyata memori saya bisa memuncukan mimpi lain pada masa   lalu.  Memori manusia  tampakanya berlapis-lapis. Ketika ada rangsangan maka  lapisan kesadaran itu menyeruak dan menyembul ke permukaan kesadaran dan saat itulah kita bisa mengingat dan sadar akan pengalaman / mimpi itu.  (VMG I  n JPS 29  Juli 2019).
  6. Mimpi itu  suatu proses  berpikir. Koq  bisa? Iya  karena dalam berpikir ada ucapan / tuturan  dan nyanyian. Ada simbol /  bahasa  di dalamnya. Bisa simak orang yang mengigau saat tidur . Untuk soal nyanyian, pada 17 April 2021, saya teringat penggalan nyanyian dalam Bahasa  Manggaarai : " ........o.....o........ i o  dindun e.......( Lihat  nyanyian  dalam Songko lokap Ra'ong:  Deere: Tura Leleng:  https://www.youtube.com/watch?v=HR2K69jAdI8       dan    bisa   juga  lagu : " KOLE LAU- KOLE LAU, OLE RENGE-RENGGEN A A O ELANG O"  dalam upacara nyanyian ada masyarakat  Kampung  Buang, Desa  Koak  Kec. Satamese dalam  situs berikut : https://www.youtube.com/watch?v=ulr0xWXhoDQ.  Situs-situs itu saya pernah buka, nonton dan dengan. Ternyata  kemudian masuk ke dalam mimpi, meski hanya  beberapa untaian kata. Di sini  juga  menunjukkan relasi  antara dunia sadar  dan dunia ketidaksadaran.  Pengamala dunia   sadar bisa masuk ke dunia ketidaksadaran dan  muncul kembali dalam kesadaran (memori). 
  7. Mimpi adalah energi. Energi  bisa menggerakkan . Bisa  simak    orang yang mengigau saat tidur, mimpi erotik  juga  gejala orang yang bangun bahkan berjalan saat masih  tidur. (JPS, 29 Agustus 2019).
  8. Catatan Kritis:  Menurut Freud, mimpi adalah pemenuhan keinginan. Kalau keinginan itu  humanis dan rasional tentu sangat diharapkan dan membahagiakan. Bagaimana kalau keinginan itu unhuman  dan irasional. Sejauh mana keingnan manusia itu  humanis dan rasional dan sejauh mana keinginan itu unhuman dan irasional?  Menurut saya  peluang itu selalu ada  struktur jiwa mnusia yang terdiri dari 3 bagian yakni ketidaksadaran, prasadar dan kesadaran.
  9. Mengapa ada mimpi buruk dan mimpi baik? Apa hubungannya dengan Eros dan Thanatos?  Mimpi itu  ekrpresi jiwa, ungkapakan kehidupan. Hidup kadang baik dan buruk, sukka dan duka, sedih dan gembira. Hal itu juga tercermin dalam mimpi. Dalam mimpi ada komponen kesdaran, Karena itu apa yang dialami oleh kesdaran (keinginan) iitu  juga yang terjadi dalam ketidaksadaran. Apa hubungannnya dengan Eros dan Thanatos?  (Saya  belum mendalami bagian ini.
  10. Dalam mimpi ada ramalan (oracle / forecast). Dalam kuliah Filsafat Ilmu Pengetahuan, dijelaskan bahwa suatu teori ilmiah  harus mengandung aspek ramalan (oracle). Dalam mimpi ada ramalan maka mimpi adalah ilmu. (JPS 3 , 6 Oktoer 2019 (Ditulis pada Hari Minggu setelah pulang Gereja St. Albertus HI, Bekasi. Mampir sebentas di JPS. 6  Oktober 2019).
  11. Mimpi sangat rentan untuk dilupakan oleh memori. 
  12. Mimpi mengandung aspek ramalan/ prediksi / prognosa. Tanggal 22 Oktober 2019, saya bermimpi petik mangga di suatu lokasi, seperti di Ntalung / - Coal,   kampung tetangga dengan Wela, kampungku.  Warna Mangga itu putih seperti buah pir. Saya petik.   Ada mimpi lain. Tapi saya berhenti  di sini. Apa arti mimpi ini? Ternyata, pada malamnya,  saya  membeli Mangga. Ada mengambil Mangga yang warnanya agak keputihan. Isi di dalamnya putih  kuning  muda, seperti mangga yang saya  lihat dalam mimpi.  Saat saya mengkonsumsi mangga itu, saya  tak mengingat mimpi  mimpi saya. Saya baru mengingatnya ketika membawa motor. Oh.... mimpi menganndung makna prediksi.  (JPS 25 Oktober 2019. Pengalaman lain, tanggal 18 Maret 2020, saya  bermimpi bertemu dan bercakap-cakap dengan  Mgr. Hilarion Datus Lega,Pr. Kami duduk sambil ngobrol di suatu tempat. Apa arti mimpi ini? Ternyata   siangnya saya ke Sekolah Kanisius Mentng  dan Ketemu Pastor   yakni Rm. Heru, SJ.  Meski tidak persis sama, tadi Mgr. Datus  dan Romo Heru, SJ adalah pastor Katolik, pemimpin umat dalan Gereja Katolik. 
  13. Apa hubungan antara kesadaran (conscious ) dengan ketidaksadaran (unconcious) ? Pengalaman kesadaran  bisa dipakai sebagai  bahan mentah oleh ketidaksadaran /alam bawah sadar untuk dijadikan mimpi. 
  14.  Bagaimana cara mengingat mimpi? Untuk mengingat mimpi   yang lupa, butuh  stimulus (rangsangan). Saya teringat pengalaman. Hari Jum'at, 19  Juni 2020. Saya bermimpi namun saya lupa. Lalu baca berita. Ada berita tentang tambang di Manggarai. Ada JPIC OFM. Saya langsung ingat mimpi saya  semalam (tadi pagi) bahwa  saya ketemu Pater Aman, OFM yang lagi pimpin misa, sudah bisa berbicara.  Pater Peter Aman,OFM  adalah  pengurus  JPIC OFM. Saat  baca IPIC OFM , saya  koneksi dengan mimpi saya tadi malam (pagi) bahwa saya ketemu Pter Peter Aman, OFM.
  15. Apa peran mimpi? Mimpi bisa dijadikan  sebagai pemantik penalaran  berpikir. Saya  teringat  akan mimpi  saya akan suatu lagu pada Minggu  siang hari, saat saya  tertidur sejenak  di kursi duduk, 18 April 2020.  Saya  miligat  bentangan sawah di kanan jalan di Wae Nakeng atau/ Lus /  Lalo / Daleng  Lembor. Padi  mulai  menguning dan  di pinggiran sawah ada  beberapa rumah ijuk. Memori saya mendengar  tembang lagu Mnggarai yang lirik / syairnya sbb: S: Naka tana, aka tana yo lawa ga, maka naka sama  tana dite ga (6.665    17  65 32 16    6 11  32 11 6 56 . W:  Tuung  ta (6 56) .  Kemudian saya  pakai  sepenggal  baris  lagu ini  untuk membuat   lagu ini  llebih  panjang, sbb:  S/C: Mai sama  naka  tana,  mai telo embong  beo go idep  lawa ga. W: Tuung  ta. (V<G, 18 April 2021 dan  JPS 20 April 2021